Cara Buat Knalpot Standar Jadi Racing

Cara Buat Knalpot Standar Jadi Racing

Dalam dunia modifikasi, knalpot tidak hanya sekedar saluran pembuangan dari sisa pembakaran di ruang silinder.

Lebih dari itu, knalpot bisa divariasikan mulai dari suara, bentuk, sampai warnanya.

Nah, salah satu tren modifikasi knalpot yang sepertinya tidak lekang di makan zaman adalah tren knalpot bobokan.

Benar sekali, knalpot bobokan merupakan istilah untuk knalpot standar yang sudah melalui proses lengingan saringan di dalamnya.

Banyak yang mengklaim jika dengan knalpot bobokan, tenaga motor bisa meningkat secara signifikan.

Lalu bagaimana cara membuat knalpot bobokan? Simak caranya di bawah ini.

Cara Bobok Knalpot Standar Agar Jadi Racing

Cara Buat Knalpot Standar Jadi Racing

Sebenarnya, teknik membobok knalpot bawaan pabrik tidaklah begitu sulit.

Konsepnya, Anda hanya perlu membuka knalpot, mengambil sekat di dalamnya, dan kemudian memasangnya kembali.

Namun untuk hasil suara besar seperti suara Bass, Anda juga harus mengerjakan bagian leher knalpotnya.

Untuk lebih jelasnya, silakan simak langkah-langkahnya berikut ini.

1. Membuka Knalpot

Membuka Knalpot

Untuk bisa mengambil sekat yang ada di dalamnya, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan membuka knalpot tersebut.

Bukalah bagian knalpot atau silincer dengan alat yang sudah Anda sediakan.

Beberapa tipe knalpot memiliki jalur pembukaan pada bagian moncong belakang.

Namun, beberapa knalpot lainnya tidak memiliki moncong tersebut. Untuk knalpot yang tidak memiliki moncong, maka Anda bisa membelahnya terlebih dahulu menjadi dua bagian.

Jika sudah terbuka, maka saatnya Anda untuk mengambil sekat yang ada di dalamnya.

Baca Juga : Membuat Honda Beat Lebih Kencang & Tetap Irit

2. Mengambil Sekat Knalpot

Mengambil Sekat Knalpot

Cara membuat knalpot bobokan yang selanjutnya adalah mengambil sekat knalpot di dalamnya.

Loading...

Perlu Anda ketahui jika sekat-sekat inilah yang meredam suara mesin yang keluar melalui knalpot.

Jadi ketika semua sekat di ambil, otomatis aliran suara mesin akan terdengar semakin keras.

Namun efeknya, mesin jadi bisa mendapatkan nafas yang lebih lega dan tenaga pun akan meningkat. Nah, pada tahap ini, merupakan kebijakan Anda.

Apakah Anda ingin mengambil seluruh sekat yang ada di dalamnya, atau apakah Anda hanya akan mengambilnya sebagian saja.

Nantinya, jumlah sekat juga akan berpengaruh terhadap suara yang dihasilkan.

3. Menyesuaikan Leher Knalpot

Menyesuaikan Leher Knalpot

Setelah pembobokan dilakukan, tahap selanjutnya tinggal menyesuaikan leher knalpotnya.

Leher knalpot terbagi menjadi dua, satu leher yang terhubung ke blok silinder, dan satu leher yang menghubungkan leher utama dengan silincer.

Kedua leher knalpot tersebut harus diganti menggunakan leher dengan diameter yang lebih besar.

Tujuannya adalah agar suara yang dikeluarkan bisa lebih lembut dan tidak pecah.

Ukuran leher knalpot yang masuk ke blok silinder dibesarkan satu tingkat dari Bataan pabrik. Pun begitu juga dengan ukuran leher yang masuk ke silincer.

4. Menutup Knalpot

Setelah leher knalpot disesuaikan dengan ukuran yang lebih besar, maka cara membuat knalpot bobokan yang selanjutnya adalah menutup knalpot.

Jika pada awal tadi Anda membuka knalpot dengan membelahnya, maka Anda bisa mengelasnya kembali agar knalpot bisa tertutup dengan baik.

Namun jika Anda hanya membuka bagian moncongnya saja, silakan untuk mengembalikan moncong tersebut ke tempatnya dan memasangnya.

Perlu diperhatikan jika sekat yang ada di dalam knalpot sudah diambil, maka moncong knalpot akan memiliki bukaan yang lebar.

Anda bisa menyiasatinya dengan memasang moncong variasi ataupun moncong khusus knalpot bobokan.

Artikel Menarik Lainnya :

Kurang lebih itulah cara membuat knalpot bobokan yang bisa Anda coba sendiri.

Pastikan untuk mempertimbangkan hasil suara knalpot bobokan Anda.

Jangan gunakan knalpot bobokan dengan suara terlalu keras sehingga bisa mengganggu warga di sekitar Anda.