Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Motor Terbaru 2018

2 min read

cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Motor

IDMotoblog Jika anda lupa membayar pajak motor, maka anda harus membayar denda pajak. Berikut adalah sedikit penjelasan cara menghitung denda telat bayar pajak motor.

Pajak adalah salah satu pembayaran yang wajib dibayarkan jika memiliki harta pribadi seperti tanah atau motor.

Hal ini berkaitan dengan pembangunan karena pajak daopat digunakan untuk perbaikan jalan dan sebagainya.

Jika anda kelupaan untuk membayar pajak, maka anda akan terkena denda untuk penambahan pajak anda. 

Apabila memang sudah telanjur lupa membayar pajak motor, maka anda jangan khawatir karena anda hanya perlu menghitung dendanya.

Oleh karena itu pada artikel ini akan dijelaskan mengenai cara menghitung denda telat bayar pajak motor.

 

Cara Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Motor dengan Benar

 

Anda dapat dengan mudah menghitung denda telat bayar pajak motor untuk memperkirakan pengeluaran yang anda harus keluarkan untuk membayar pajak.

Hal ini sudah ada ketentuannya sehingga anda dapat menghitungnya sendiri sebelum anda ke Samsat untuk membayar pajak motor.

Terlebih lagi sudah banyak rumus yang diberikan di internet jika anda ingin mencoba mencarinya sendiri.

Jika anda penasaran, berikut ini adalah cara menghitungnya dan tentu saja anda ada beberapa contoh yang bisa anda dapatkan dalam artikel yang satu ini.

 

1. Ketentuan Denda Telat Bayar Pajak

Pertama, sebelum menghitung denda telat bayar pajak motor, anda harus mengetahui ketentuan denda yang telah ditetapkan. Berikut ini adalah ketentuannya.

  • Anda akan dikenai denda telat SW-Jasa Raharja dengan biaya Rp 32.000 per tahun selain denda kendaraan bermotor
  • Ada toleransi 1 hari kerja untuk telat membayar pajak dan hari libur tidak terhitung toleransi
  • Keluar dari toleransi maka dendanya adalah 25% per tahu dari PKB
  • Setiap bulan keterlambatan maka denda akan ditambah 2% jika sudah lewat dari satu tahun
  • Jika terlambat 2 tahun (1 Tahun 11 Bulan) maka akan dikenakan denda dengan maksimal 47% per tahun

Itulah beberapa ketentuan yang harus dipahami sebelum mencoba menghitung keterlambatan pajak kendaraan bermotor anda.

 

Baca Juga : Penyebab & Cara Mengatasi Motor Brebet di Putaran Bawah

 

2. Cara Menghitung Denda Telat

Sekarang saatnya anda mengetahui cara menghitung denda telat bayar pajak motor.

Anda hanya perlu mengetahui ketentuan yang anda alami sehingga yang anda butuhkan dan anda perlukan adalah nilai pokok PKB anda, kemudian waktu lamanya anda dikenai denda, setelah itu nantinya anda harus membayar pula SW-Jasa Raharja.

Setelah itu anda hanya menjumlahkan semua hasil tersebut dan itulah jumlah pajak yang harus anda bayarkan kepada pajak anda.

 

3. Contoh Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Motor

Saat ini akan diberikan contoh untuk menghitung denda telat bayar pajak motor. Semisal saja PKB yang dimiliki motor anda adalah sebagai berikut,

  • PKB anda : 250.000
  • Anda terlambat bayar selama 1 tahun maka anda akan terkena denda sebanyak 25% dari PKB anda itu artinya 25/100 x 250.000 = 62.500
  • Anda diharuskan membayar SW Jasa Raharja 35.000
  • Sedangkan denda SW Jasa Raharja adalah 32.000
  • Administrasi STNK 25.000

Maka total anda membayar denda adalah jumlah semua biaya yang harus anda bayarkan.

Sehingga anda akan membayar denda sebanyak 62.500 dan total anda akan membayar sebesar 404.500.

 

Contoh Lain :

Menghitung Denda Telat Bayar Pajak Motor

Apabila motor milik adalah anda Honda Vario 110 keluaran tahun 2011.

Pada STNK sudah tertera PKB sebesar Rp. 183.000 dan SWDKLLJ sebesar Rp. 35.000. Jadi pajak motor yang harus dibayar oleh anda adalah Rp. 215.000.

Jika anda membayarnya tepat waktu, maka tidak ada dendanya. Namun jika anda telat membayarnya, maka harus ditambah dengan dendanya yang didapat dari Denda PKB + Denda SWDKLLJ.

 

Rumus Denda PKB

  • Telat 1 bulan : PKB x 25% x 1/12
  • Telat 2 bulan : PKB x 25% x 2/12
  • Telat 3 bulan : PKB x 25% x 3/12
  • Telat 6 bulan : PKB x 25% x 6/12
  • Telat 1 tahun : PKB x 25% x 12/12

 

Contoh :

Denda PKB 1 tahun  = 183.000 x 25% x 12/12

                                = 45.750

Denda SWDKLLJ = Rp. 32.000 ( roda dua )

 

Denda Keseluruhan = Denda PKB + Denda SWDKLLJ

= 45.750 + 32.000

= 77.750

Dalam hal ini denda pajak STNK motor telat 1 tahun Honda Vario 110 tahun 2011 adalah sebesar Rp. 77.750

 

Biaya Bayar Pajak Motor Keseluruhan adalah :

= Biaya PKB + SWDKLLJ + Denda Keseluruhan

= 183.000 + 35.000 + 77.750

= 295.750

Jadi biaya yang harus anda bayarkan setelah telat 1 tahun adalah sebesar Rp. 295.750.

 

Cukup mudah untuk menghitung denda telat bayar pajak motor. Asalkan anda mengetahui ketentuan denda yang harus anda bayarkan, maka anda dapat menghitungnya dengan langsung agar anda dapat mempersiapkan biayanya.

Artikel Menarik Lain :

Itulah informasi tentang cara menghitung denda telat bayar pajak motor dan contohnya yang bisa anda pelajari dengan baik.

Harapannya anda sudah bisa memperkirakan biaya yang anda keluarkan sebelum anda membayar denda telat bayar pajak.