Mengenal Fungsi Kiprok Pada Sepeda Motor

2 min read

Fungsi Kiprok Pada Motor

IDMotoblog | Mengenal Fungsi Kiprok Pada Motor Sebagian besar pengguna sepeda motor, lebih sering memperhatikan aki daripada kiprok yang sama – sama termasuk sistem kelistrikan. Sebenarnya kiprok adalah salah satu komponen yang bisa membuat aki awet ataupun cepet rusak.

Selan itu, kiprok memiliki peran yang lebih penting dibanduingkan aki. Hal ini disebabkan karena kiprok merupakan komponen pada bagian pengisian arus listrik pada sepeda motor.

Sistem pengisian itu sendiri adalah serangkaian yang mengubah energi putaran mesin menjadi energi listrik.

Sehingga kebutuhan motor akan listrik, mulai dari lampusamapai sistem kelistrikan pada mesin selalu terpenuhi dengan catatan kiprok ini masih normal.

Baca Juga : Cara Membersihkan Blok Mesin Motor dari Kerak & Karat

Itulah sebanya kenapa peran kiprok sangat penting pada motor. Misalnya saja kiprok rusak namun aki motor baru, tetap saja aki motor tersebut bisa soak dengan cepat.

Karena peran aki hanya menampung arus listrik. Jika aki terus menerus digunakan tanpa ada pengisian arus listrik, maka bisa dipastikan aki akan soak dan motor bisa mogok.

Lalu Apa Fungsi Kiprok Pada Motor? Fungsinya adalah sebagai berikut :

 

Fungsi Kiprok Pada Sepeda Motor

 

Fungsi Kiprok Pada Motor

 

Menyearahkan Arus Pengisian dari Spull

Pada sistem pengisian motor terdapat 2 komponen utama yaitu spull dan kiprok.

Spull berperan sebagai generator yang merubah energi mekanaaik menjadi energi listrik dengan menggunakan prinsip elektromagnetik.

Sedangkan arus yang dihasilkan oleh kiprok berbentuk arus “bolak-balik” atau AC (alternate current).

Sedangkan motor umumnya menggunakan aarus yang searah atau DC (direct current).

Oleh karena itulah, kiprok akan digunakan sebagai penyearah atau rectifier arus listrik AC ke DC.

Terus, caranya gimana ?

Kalau anda bedah komponen kiprok, maka anda akan melihat rangkaian dioda bridge.

Dioda ini dapat memblok satu arah aliran listrik dan membuka ke arah lainnya. Sehingga arus yang bisa mengalir ke dioda itu hanya satu arah atau DC.

Jika Anda membuka dan kemudian menggukana komponen kiprok, maka Anda akan melihat rangkaian dioda jembatan.

Dioda ini dapat memblokir arah listrik dan membuka ke arah lain. Sehingga arus yang bisa mengalir di diode hanya berupa arah atau DC.

 

Fungsi Kiprok Pada Motor

 

Membatasi Tegangan Pengisian dari Spull

Selain dapat memperbaiki arus listrik, kiprok juga berfungsi sebagai regulator yang bisa mengatur tegangan muatan. Tegangan yang dihasilkan oleh spull berbanding lurus dengan putaran mesin.

Jika kecepatan mesin rendah, maka tegangan dari spull otomatis juga rendah, bahkan di bawah 12 V. Itulah sebabnya, mengapa lampu akan melemah ketika mesin tidak digas.

Tetapi jika kecepatan mesin tinggi, tegangan yang dihasilkan bisa melebihi 12V.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa motor dapat berjalan pada tegangan 12V, jika lebih lampu bisa terbakar.

Dalam hal ini, kiprok akan menghapus atau membuang arus pengisian ketika terdeteksi kelebihan beban (overcharge) atau ketika tegangan melebihi 12 volt.

Untuk memastikan bahwa semua komponen listrik dari motor aman.

 

Rekomendasi :

 

Kesimpulan

Kiprok berfungsi sebagai penstabil arus dan juga tegangan sebelum memasuki baterai (Aki).

Kiprok juga akan memungkinkan untuk memodifikasi atau memperbaiki arus yang dihasilkan oleh koil (spull).

Karena tegangan yang dihasilkan oleh koil bertipe AC (alternating current) yang diubah menjadi arus searah DC (direct current).

Kiprok juga berfungsi sebagai penstabil arus lampu, menyesuaikan dengan kebutuhan arus lampu, jika arus berlebih dapat memutus bola lampu.

 

Dengan adanya penjelasan yang admin bagikan diatas, semoga bisa membuat anda lebih Mengenal Fungsi Kiprok Pada Sepeda Motor dan menjadi lebih paham mengenai sistem kelistrikan pada sepeda motor anda.

Kunjungi terus IDMotoblog untuk informasi dan juga tips & trik serta tutorial menarik lainnya seputar dunia otomotif.  Terimakasih telah berkunjung.